Jangan Makan Kol Goreng,Bahaya Mengancam dari Kol Goreng

Bahaya dari Kol Goreng


Kita semua setuju sayuran ini mengandung banyak gizi dan nutrisi yang tinggi. Sayuran ini juga mengandung banyak manfaat bagi kesehatan. Salah satu manfaat dari kol ini adalah pencegah kanker.

Sayur kol ini mengandung sulforaphane dan apigenin. Zat ini merupakan zat anti kanker. Zat ini mampu menurunkan resiko penyakit kanker. Selain itu sayur kol ini juga membantu menjaga kesehatan jantung dan juga mampu menjaga kekebalan tubuh.

Sayur kol ini di olah menjadi berbagai hidangan. Umumnya dijadikan pecel, campuran somay, gado - gado dan lainnya. Kol sendiri mempunyai rasa yang gurih dan bisa membuat adem di perut.

Bagi anda penikmat pecel lele, tentu anda tak asing dengan kol goreng. Kol goreng disajikan  sebagai pendamping pecel lele. Sehingga membuat rasa dari pecel lele lebih nikmat. Namun ada bahaya yang mengancam dari kol goreng ini. Inilah bahayanya dar kol goreng ini.

Kandungan Gizi Rusak

Sayur kol memang kaya akan gizi. Gizinya yang tinggi termasuk dalam golongan anti-kanker. Namun Kalau Kol digoreng akan merusak kandungan gizinya. Hilangnya kandungan gizi ini diakibatkan karena proses penggorengan.

Seperti kita tahu kol ini mengandung vitamin A,B, C, dan K. Vitamin-vitamin ini juga rentan terhadap pemanasan yang tinggi. Dengan demikian kol goreng tidak lagi mempunyai vitamin-vitamin yang baik bagi kesehatan.

Dapat memicu resiko kanker

Kol segar memang sangat banyak mengandung gizi. Kol segar juga bisa mencegah resiko kanker. Tapi apa jadinya jika kol goreng bisa memicu resiko kanker?

Seperti uraian diatas proses penggorengan bisa menghilangkan vitamin dalam kol. Tidak hanya itu. Proses penggorengan akan merangsang terbentuknya  zat karsinogenik. Zat ini yang bisa menyebabkan munculnya resiko kanker. Zat ini disebabkan karena kol dipanaskan dalam suhu tinggi

Meningkatkan resiko penyakit kolesterol dan jantung

Umumnya jika anda membeli pecel lele proses menggunakan minyak yang digunakan berkali-kali. Dan juga suhu minyak untuk menggoreng adalah suhu yang tinggi.

Proses penggorengan dengan minyak yang sama secara berkali-kali menyebabkan minyak mengandung radikal bebas. Jika digunakan untuk menggoreng kol, tentu kol akan menyerab sebagian besar dari radikal bebas tersebut.

Radikal bebas inilah yang menyebabkan penyakit kolesterol dan jantung.  Kol yang digoreng telah hilang vitamin dan digantikan dengan zat-zat radikal bebas. Tentu ini malah menjadi racun bagi tubuh kita.

Selain itu kol juga bisa menyebabkan obesitas. Karena kandungan lemak jenuh juga tinggi di kol goreng ini. Selain meningkatkan resiko penyakit kolesterol dan jantung, lemak jenuh ini juga menyebabkan obesitas. Karena lemak jenuh sulit dicerna dan mengganggu metabolisme tubuh.

Bisa tidak kita tetap mengkonsumsi kol goreng tapi meminimalkan resiko dari kol goreng? Bisa menurut saya. Caranya adalah menggoreng sendiri kol tersebut. Penggunaan minyak untuk menggoreng adalah minyak yang baru. Selain itu gunakanlah api sedang sehingga minyaknya tidak mendapatkan suhu yang tinggi. Juga dalam menggorengnya jangan terlalu lama.

Dengan melakukan hal tersebut setidaknya bisa mengurangi dari resiko dari kol goreng. Selin itu akan meminimalkan terbentuknya zat karsinogenik. Zat ini meskipun digoreng sendiri tetap muncul, tetapi bisa diminimalkan dengan menggoreng dengan api kecil dan minyak  yang masih baru.

Ada baiknya dalam mengkonsumsinya jangan terlalu banyak. Lebih baik juga menganti kol goreng dengan kol segar. Agar kita tetap sehat. Semoga bisa memberi manfaat.

0 Response to "Jangan Makan Kol Goreng,Bahaya Mengancam dari Kol Goreng"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel